Rapat Konsolidasi Tim Peninjauan Kurikulum Prodi Sastra Inggris FIB: Tahapan Strategis Revisi Kurikulum
Pada Kamis 23 April 2026, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) menyelenggarakan rapat konsolidasi Tim Peninjauan Kurikulum Program Studi Sastra Inggris sebagai langkah awal dalam proses pembaruan kurikulum yang adaptif dan relevan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, arah kebijakan, serta menyepakati tahapan sistematis dalam peninjauan dan revisi kurikulum. Rapat yang dihadiri oleh tim task force kurikulum, dosen, serta unsur penjaminan mutu ini difokuskan pada pembahasan dan penetapan alur kerja peninjauan kurikulum secara komprehensif. Dalam forum tersebut, disepakati bahwa proses revisi akan dilakukan melalui beberapa tahapan utama, mulai dari evaluasi internal, tracer study, analisis kebutuhan pemangku kepentingan, hingga penyusunan dan finalisasi dokumen kurikulum.
Ketua tim peninjauan kurikulum sekaligus kaprodi Sastra Inggris Unsap, Dr. Denny Kodrat, M.Pd menegaskan bahwa penyusunan kurikulum tidak lagi dapat dilakukan secara internal semata, melainkan harus berbasis data dan melibatkan berbagai pihak eksternal. “Kurikulum harus mampu menjawab dinamika perubahan global, khususnya kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Oleh karena itu, setiap tahapan harus dirancang berbasis evidence dan partisipatif,” ujarnya. Dalam rapat tersebut juga dibahas pentingnya penyelarasan antara capaian pembelajaran lulusan (CPL), profil lulusan, serta struktur mata kuliah agar menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Adapun tujuan akhir dari kegiatan ini adalah menghasilkan kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan dan peluang di era globalisasi serta transformasi digital. Dengan demikian, lulusan Program Studi Sastra Inggris diharapkan tetap memiliki daya saing tinggi dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan DUDI yang terus berkembang. Sebagai tindak lanjut, tim akan melaksanakan tahapan-tahapan yang telah disepakati sesuai dengan timeline yang telah dirumuskan, termasuk pelibatan alumni, pengguna lulusan, pakar kurikulum, serta asosiasi keilmuan dalam proses validasi dan penyempurnaan. Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Budaya menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan dan memastikan bahwa kurikulum yang dikembangkan selalu relevan, adaptif, dan berorientasi pada masa depan.