Temu Alumni Prodi Sastra Inggris FIB UNSAP: Penguatan Jejaring dan Dukungan Tracer Study untuk Peningkatan Mutu Lulusan
Fakultas Ilmu Budaya melalui bagian kemahasiswaan menyelenggarakan kegiatan Temu Alumni sebagai upaya strategis memperkuat jejaring serta menghimpun data dan masukan bagi pengembangan institusi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, dan dihadiri oleh para alumni dari berbagai angkatan yang telah berkiprah di beragam sektor, mulai dari pendidikan, perusahaan, lembaga pemerintah dan BUMN, pariwisata, hingga wirausaha. Acara diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dekan FIB yang menekankan pentingnya peran alumni sebagai mitra strategis dalam pengembangan fakultas. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa alumni memiliki posisi kunci sebagai sumber umpan balik terhadap relevansi kurikulum dan kompetensi lulusan di dunia kerja.
Sesi perkenalan alumni menjadi ruang berbagi pengalaman lintas angkatan dan profesi, yang memperkaya perspektif mahasiswa dan pengelola program studi. Para alumni yang hadir memberikan gambaran nyata tentang dinamika dunia kerja serta kompetensi yang dibutuhkan di masing-masing bidang. Agenda dilanjutkan dengan pembahasan pembentukan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya yang berlangsung secara interaktif. Forum menyepakati pentingnya wadah formal sebagai sarana komunikasi, kolaborasi, serta kontribusi alumni terhadap almamater. Selanjutnya, dilakukan pembentukan struktur kepengurusan awal sebagai langkah konkret penguatan organisasi alumni.
Sebagai bagian integral dari kegiatan, dilaksanakan pengisian tracer study tingkat fakultas dan DIKTI. Dari perspektif kemahasiswaan dan pengelolaan tracer study, partisipasi aktif alumni dalam pengisian data ini sangat penting untuk memetakan masa tunggu kerja, relevansi bidang pekerjaan, serta kebutuhan kompetensi di dunia usaha dan dunia industri. Data tersebut akan menjadi dasar dalam evaluasi dan penyempurnaan kurikulum. Pada sesi diskusi, alumni menyampaikan berbagai masukan konstruktif, antara lain pentingnya penguatan soft skills, peningkatan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta perlunya integrasi pengalaman praktis dan jejaring industri dalam proses pembelajaran. Masukan ini menjadi referensi penting dalam pengembangan kebijakan akademik yang lebih adaptif dan responsif.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus membangun hubungan yang berkelanjutan antara alumni dan fakultas. Melalui kegiatan Temu Alumni ini, Fakultas Ilmu Budaya menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan berbasis data tracer study serta memperkuat kolaborasi dengan alumni. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dan kompetitif dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.